- Sensitif terhadap lingkungan
- Memiliki identitas /jati diri yang kuat
- Memiliki sikap toleran terhadap perbedaan dan mampu melaksanakan proses desentralisasi kewenangan berdasarkan rasa saling percaya
- Melaksanakan manajemen investasi yang rasional
Organisasi juga harus memandang sisi emosional dari sumber daya manusianya, sebab emosi adalah sumber semangat dan penentu efektifnya potensi intelektual seseorang, sehingga menjadi penentu sukses masa depannya. Emosi adalah sumber kompetensi kerja seseorang dan agregasi dari kompetensi kerja seluruh organisasi sehingga akan terbentuk modal manusia ( human capital ) organisasi. Manusia adalah makhluk yang mampu memberi makna (homosignificance).
Sebuah perusahaan akan menjadi perusahaan yang hidup (living company) jika perusahaan atau organisasi mampu memahami peran dan fungsi manusia sebagai pusat keunggulan organisasi masa depan. Organisasi ini disebut juga sebagai organisasi pembelajar yang memiliki daya untuk belajar dan berubah mengikuti tuntutan zaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar