Minggu, 13 April 2008

Manusia dan perubahan

Pepatah mengatakan bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini selain ketidak abadian itu sendiri. artinya selama manusia itu hidup maka manusia tersebut harus berubah, baik perubahan secara fisik maupun perubahan secara mental. Perubahan secara fisik adalah perubahan yang secara alami terjadi, namun perubahan mental banyak ditentukan oleh akal yang dimiliki manusia tersebut. Dari akal yang dimiliki manusia kemudian belajar, sehingga ia mampu mendapatkan pengetahuan baru untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. Mengingat zaman yang terus menerus berubah, maka tidak mungkin ada makhluk yang dapat bertahan hidup tanpa mampu melakukan perubahan. Di era pengetahuan ini orang bodoh didefinisikan sebagai orang yang tidak mampu atau tidak mau berubah mengikuti tuntutan zaman.
Mengapa orang tidak berubah ? Biasanya karena 2 hal :
  1. Karena tidak mampu berubah, karena rendahnya kompetensi teknikal ( hard competence atau hard skills ). Rendahnya kompetensi teknikal dapat diatasi dengan melakukan pendidikan dan pelatihan kerja, untuk memperbaiki cara berpikir sehingga dapat menemukan metoda kerja baru atau meningkatkan ketrampilannya.
  2. Karena tidak mau berubah, masalahnya rendahnya kompetensi perilaku ( soft competence atau soft skills ). Ini merupakan persoalan mental atau spirit untuk berubah untuk membawa diri pada keadaan atau suasana yang baru yang lebih baik. Tidak mau berubah umumnya karena merasa sudah nyaman pada posisi lama dan takut menghadapi resiko jika harus masuk pada posisi baru. Untuk memperbaiki maka dapat dilakukan dengan olah hati, melakukan refleksi dan permenungan diri untuk membangkitkan spirit baru dalam menemukan paradigma baru tentang hidup dan kehidupan.

Tidak ada komentar: